Selasa, 20 Mei 2008

Jangan remehkan warna busana

Dunia fashion memang tidak bisa dipisahkan dari warna. Anda tidak hanya dapat mengekspresikan diri lewat model busana dan apa yang anda tenteng atau injak, warna pun pegang andil yang besar dalam keseharian anda. Sejak berabad yang lalu, warna memang menjadi sebuah simbol untuk berekspresi. Mulai dari sekedar warna hitam yang sederhana dan terkesan misterius, sampai warna mencolok mata yang cerah ceria.

Tapi jangan salah, warna juga bisa menjadi senjata makan tuan bagi anda. Pernah membayangkan apa yang terjadi bila anda datang ke suatu pemakaman dengan mengenakan warna shocking pink? Panduan kecil yang sederhana berikut paling tidak bisa sedikit membantu anda menyesuaikan pilihan warna busana dengan karakter ataupun acara yang dihadiri..

Pertama, pastikan warna-warna dasar ada dalam koleksi busana anda. Bila warna seperti putih, hitam, beige atau abu sudah masuk koleksi, maka anda tidak akan kerepotan untuk me-mix-and-match di segala kesempatan. Warna-warna tersebut juga cocok bagi anda yang konvensional, klasik dan ingin terlihat elegan. Kedua, warna ringan dan lembut. Untuk anda yang sering melakukan aktifitas pagi hingga sore hari, warna-warna muda atau pastel seperti pink, biru, hijau akan memberikan efek sejuk dan lembut sehingga menjaga spirit tetap menyala sampai sore.

Ketiga, shine and glam. Warna hitam memang menjadi favorit dan merupakan pilihan semua orang untuk acara di malam hari. Namun bila anda ingin menjadi pusat perhatian, tidak ada salahnya untuk mengenakan warna-warna terang dan kontras serta sedikit efek kilau. Keempat, lihatlah situasi dan kondisi. Sesuaikan pemilihan warna dengan kondisi saat menggunakannya. Lupakan untuk mengenakan warna cerah dan mencolok saat menghadiri acara kematian. Anda boleh bermain dengan warna yang terang dan warna yang cerah untuk menghadiri acara cocktail.

Tidak ada komentar: